Rabu, 16 December 2015 - 15:09:54 WIB
FESTIVAL KULINER SINGKONG, MAKAN SINGKONG AGAR AWET MUDA
Diposting oleh : Bidang PP
Kategori: TERKINI - Dibaca: 1596 kali


Dalam upaya menyosialisasikan dan mempromosikan pangan lokal, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Kota Depok menyelenggarakan Festival Kuliner SINGKONG pada Hari Selasa, 8 Desember 2015, di Margo City Depok. Pada kegiatan tersebut, terdapat rangkaian acara, terdiri dari: Seminar Ketahanan Pangan Nasional dengan judul “Mengembalikan Pangan Lokal Nusantara” yang menghadirkan narasumber dari pakar gizi UI dr. Rita Rahmayuli, perwakilan dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Tatiek Kartika, dan Nurmahmudi Ismail sendiri.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sangat mengapresiasi acara yang digelar oleh Pemerintah Kota Depok, sebagai bentuk representasi dari pelaksanaan dan penerapan UU Pangan No. 18 Tahun 2012 yang merupakan penyempurnaan dari UU No. 7 Tahun 1996, terutama pasal 60 dimana Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi Pangan untuk memenuhi kebutuhan Gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif.

Pada kesempatan ini juga dilakukan acara makan besar dan Pemecahan Rekor MURI, Brownies Singkong 100% berbahan Baku Mocaf (Modified Cassava Flour) sepanjang 600 meter, untuk membuat brownis singkong terpanjang itu dibutuhkan 1,6 ton tepung mocaf, ditambah 8.000 telur, kemudian mentega dan bahan lainnya, serta melibatkan 15 sentra UKM Depok. Nur menyebutkan, di Indonesia ada 21 hingga 30 juta hektar ladang yang ditanam komoditas pangan seperti singkong “”jangan gengsi mengonsumsi singkong, jagung, ubi dan sagu. Dengan mengonsumsi singkong menjaga PH darah tidak drop sehingga tidak terkena diabetes,” jelas Nur.

Pakar gizi Rita Rahmayuli menambahkan, jika singkong kaya akan nutrisi dan gizi. Menurutnya dengan mengonsumsi singkong dapat terhindar dari stress, karena singkong kaya akan fitokimia, yaitu karotenoid, yakni senyawa pemberi warna pada singkong yang merupakan antioksidan, sehingga mampu membuat seseorang awet muda dan jika mengonsumsi terhindar dari stres. Setiap makanan pasti ada plus minusnya. Namun ternyata ketika diteliti singkong yang sering dianggap makanan kuno ternyata kaya manfaat.

Rangkaian kegiatan lainnya pada festival ini adalah Lomba Cipta Kreasi Pangan Lokal Berbahan Baku Mocaf oleh PKK dan UPT Pendidikan se-Kota Depok, yang dimenangkan oleh PKK Kecamatan Pancoran Mas sebagai juara satu, PKK Kecamatan Tapos juara dua, dan PKK Kecamatan Limo juara tiga. Selain itu dilakukan juga demo masak berbahan baku pangan lokal non-beras dan non-terigu serta  aneka bazar produk pangan lokal nusantara, dimana Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian melalui Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan turut berpartisipasi dengan menampilkan satu stan yang berisi aneka pangan lokal berbahan baku singkong, seperti Mie Mocaf Sayur Ayo, Eggroll Mocaf, Bolu singkong, dan aneka olahan dari singkong lainnya.